Hai Tuhan, aku tahu KAMU pasti melihat air mata yang saat
ini jatuh kepipiku dari sudut mata ini. Tuhan saat ini aku bener-bener nglakuin
hal bodoh yang tak seharusnya aku lakuin hati ini bener-bener absurd, aku harus
mempercayai siapa Tuhan? Disisi lain gadis itu temanku, dan Disisi lain pria
itu malaikat hatiku
Tentu Tuhan tau siapa gadis itu? Ya benar sebut saja namanya
“Rini” dia temanku dia juga sepupunya malaikat hatiku. Tuhan kali ini aku
benar-benar harus tega nglakuin hal bodoh yang tak seharusnya tak pantas aku
lakukan, hati ini benar-benar cukup sakit
mendengar semua ocehan yang keluar dari gadis kecil yang tak punya akal
sehat itu Tuhan. Tuhan jujur disisi lain aku kasihan sama hati gadis itu, tapi
aku benci sama kebodohan gadis itu Tuhan, dia benar-benar bodoh dia merusak
masa depan, dia mencoba hal-hal baru yang melanggar aturan ajaranMU demi pria
yang belum tentu memikirkan keberadaanya ya pria itu malaikat hatiku Tuhan.
Dan,,,……….
KAMU tentu tahu Tuhan siapa malaikat hatiku itu? Ya benar?
Sebut saja namanya “Enggres” dan KAMU pasti tahu siapa dia kan? Dia mantan
pacarku tapi Kami masih saling sayang ya saling sayang tapi setatus Kami HTSan.
Jujur aku capek dengan keadaan ini, aku tak mau terus-terus berhubungan tanpa
setatus yang jelas Tuhan. Tuhan aku benar-benar sayang sama malaikat hati itu,
aku benar-benar tak bisa berhenti mengingatnya walau Cuma satu detik, setiap
hembusan nafasku setiap bunyi detak jantung ini dan setiap helaian udara yang
aku hirup aku tak bisa berhenti mengingat semua hal tentangnya Tuhan dan aku
tahu Perasaan diapun sama seperti denganku. Cuman satu yang aku minta Tuhan,
jika memang aku sama dia ditakdirkan untuk menjadi KITA, satukanlah aku dengan
dia. Dan jika aku sama dia ditakdirkan jadi MEREKA buang jauh-jauh perasaanku
tentangnya. Format semua memori tentang dia yang kini ada di dalam otaku Tuhan.